Senin, 09 Januari 2017

IBADAH YANG DITERIMAH




 1.Renungan Malam !!

*Ibadah yang diterima*
Manusia dan jin Allah swt ciptakan untuk beribadah. Allah swt karuniakan manusia akal untuk berfikir dan bersyukur. Dengan akal manusia dapat membedakan mana jalan yang benar dan mana jalan yang sesat.
Sungguhpun demikian manusia belum cukup untuk meyakini dan meniti jalan tsb tanpa adanya pembimbing para Rasul Allah swt.
*Demikian juga rasa syukur manusia terhadap nikmat nikmat yang diberikan kepadanya belum maksimal jika tidak disertai istiqamah menuntut ilmu dan mengamalkannya.*
Manusia yang beriman kepada Tuhan yang Maha Esa tentu lebih menyadari akan jati dirinya dari mana ia, untuk apa hidup ini dan mau kemana akhirnya, ketimbang manusia yang tidak percaya kepada Tuhan dan para utusanNya.
Orang orang beriman adalah mereka yang mendapat hidayah dan ridha Allah swt sehingga dibetikan kemudahan menjalankan perintah ibadahNya. Khusus umat muslim dan beriman tentu sudah melaksanakan perintah ibadah dan beramal shalih dalam kehidupan kesehariannya seperti shalat ibadah harian,puasa sunnah senin kamis ibadah mingguan,infaq dan sedekah mungkin bulanan,zakat ibadah tahunan dll.
Ibadah ada yang berkaitan dengan jasmani seperti shalat,ada yang berkaitan dengan harta seperti infaq/sedekah/zakat dan ada ibadah yang berkaitan dengan ruhani/fikiran dengan berdzikir.
Agar supaya ibadah kita diterima dan diridhai Allah swt maka perlu
*1.Ilmu maksudnya* ibadah yang dilaksanakan tanpa ilmu maka ibadahnya tertolak. Untuk itu kita wajib menuntut ilmu dari suapan bubur sampai masuk liang kubur
*2.Niat maksudnya* ibadah tanpa niat yang benar maka juga akan tertolak. Niat yang benar karena Alkah swt semata bukan yang lain. Kata ulama Ibadah karena Allah swt dan karena sesuatu yang maka tergolong lembutnya riya seperti bersedekah dengan agar sembuh dari penyakit atau agar lancar rezkinya atau lain lainnya
*3.Sabar maksudnya* melakukan ibadah harus sesuai petunjuk Agama tidak boleh menyimpang. Kesabaran adalah salah satu kunci keberhasilan dalam beribah disamping berdoa kepada Alkah swt
*4.Ikhlas maksudnya* ibadah harus dilakukan dengan ikhlad karena Allah swt. Melakukan atau meninggalkan amal bukan karena manusia tapi hanya karena Allah swt.
*Semoga amal ibadah kita diridhai dan diterima olehNya. Aamiin.

  2.Renungan Pagi !!!

*Kesombongan Iblis*

setiap maksiat/dosa berasal dari nafsu syahwat itu masih dapat diharapkan ampunan Allah kecuali dosa dari kesombongan yang susah pengampunannya. Karena maksiat iblis itu berasal dari kesombongannya sedang dosa Adam as berasal dari syahwat ( Sufyan ats Tsaury).*
Iblis laknatullah adalah makhluk yang iri hati dan sombong terhadap perintah Alkah swt serta menjadi musuh utama bagi anak cucu Adam as. Dia diciptakan lebih awal dari pada Adam as sehingga dia merasa paling pintar,paling tahu dan paling benar.
*Allah swt murka dan mengusir iblis dari surga* karena dia tidak mau menghormat kepada Adam as padahal semua malaikat tunduk dan hormat kepada nabi Adam as atas perintah Allah swt. Karena kesombongan iblis yang tidak tunduk atas perintah Tuhan dia menjadi makhluk yang dilaknat Allah swt dan tajdirkan calon penghuni neraka.
Dia sakit hati dan dendam kepada Adam as dan anak keturunannya seperti kita sampek hari kiamat. Dia dan bala tentaranya bersumpah untuk menyesatkan manusia dan mengajaknya je jalan neraka semuanya kecuali orang beriman yang ikhlas beribadah tanpa pamrih.
*Seruan iblis tidak mampu bagi mereka yang ikhlas beragama* dan benar2 istiqamah shalat berjamaah dan ibadah lainnya. Mereka dalam lindungan Allah swt dan rahmatNya.
Nabi Adam as memang pernah melanggar larangan Allah swt dengan memakan buah khuldi lalu diusir juga dari surga bersama Hawa lalu keduanya menyesal dan memintak ampun kepada Allah lalu keduanya mendapat ampunanNya serta diterima taubatnya.
*Pengakuan dan penyesalan atas dosa yang pernah dilakukan lalu mintak ampun maka sudah dianggap bartaubat.*
Allah swt maha Pengampun bagi hambaNya yang bertaubat nashuha,benar2 bertaubat. Untuk itu kita bani adam wajib setiap banyak beristighfar dan bertaubat.
*Kita tahu dosa iblis* berpangkal dari kesombongan dalam hati yang paling dalam dan karena ia merasa tak bersalah maka dia tidak pernah bertaubat sehingga Allah swt murka dan melaknatnya serta nanti di hari pembalasan dimasukan neraka selamanya.
*Lain dengan dosa nabi Adam as* ia diampuni dan diterima taubatnya dimana pangkal dosanya dari syahwat lalu Allah swt memasukan surga selamanya.
Rabbana dhalamna anfusana... ya arhamar rahimin.
 
 3.Renungan Malam !!!

*Kampung Akhirat*

Surga dan Neraka merupakan tempat kembali bagi manusia yang beriman atau yang tidak beriman alias kufur kepada Tuhan yang Maha Esa.
Manusia dan jin berkwajiban beribadah kepada Allah swt sehingga nanti di hari pembalasan akan dimintak pertanggung jawaban atas perbuatan yang dilakukan,yang baik akan dibalas kebaikannya dan yang jahat juga akan dibalas kejahatannya.
Allah swt jauh2 hari sudah memberi dua jalan menuju surga dan ke neraka serta para Rasul diutus untuk mengajak memilih jalan yang lurus yaitu agama Islam,agama universal dari urusan mau tidur sampek urusan bisnis yang menyelamatkan diatur dengan jelas atau urusan lainnya.
Orang beriman dapat dipastikan ingin masuk surga semua kecuali yang tidak mau. Semestinya bagi mereka yang punya cita2 masuk surga siap mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan oleh Allah swt seperti shalat dan zakatnya,syukur kepada Allah swt juga kepada ibu bapaknya,puasa dan zakat fitrahnya,beramal shalih dan tidak mempersekutukan Allah swt dengan makhlukNya,berakhlak mulia dan menjauhi larangan Agama.
*Surga dikhususkan untuk orang2 yang bertaqwa* maksudnya mematuhi Allah dan tidak berbuat maksiat,mensyukuri nikmat2 Allah swt tidak mengkufurinya,memperbanyak dzikrullah dan tidak melupakanNya. Taqwa mencakup segala perintah dan larangan Allah swt yang ditujukan kepada orang2 beriman dengan menerima taqdirNya.
*Allah swt hanya menerima amal ibadah dan shalih bagi mereka yang bertaqwa.* Amalan calon penghuni surga mereka yang jujur,baik,beriman dengan mrndapat ridhaNya.
*Neraka tempat kembali orang2 yang tidak beriman,munafiq dan kufur kepada Allah swt.*
Mereka menolak dakwah dan kebenaran para Rasul Allah swt.
Perintah Tuhan diabaikan bahkan ditentang oleh manusia yang tidak menggunakan akal fikirannya. Kehidupannya lebih tidak beradab dan sesat dari pada binatang. Islam ditolak dan selalu memusuhi para pengikutnya itulah diantara perilaku para calon penghuni neraka.
Neraka dipersiapkan bagi manusia yang kafir kepada Tuhannya. Calon penghuni neraka adalah mereka yang kehidupannya tidak jujur dan suka berbohong,jahat dan kufur.
Menuntut ilmu wajib hukumnya bagi orang beriman dan agar diberi kemudahan oleh Allah swt meniti jalan menuju surganya Allah swt jika diamalkan dan menyudahi berbuat dosa. Tapi jika manusia enggan menuntut ilmu dan suka berbuat dosa dipastikam ia meniti jalan ke neraka.
*Siapa yang menuntut ilmu berarti ia menuju jalan surga dan siapa yang sering berbuat dosa berarti ia meniti jalan neraka ( Ali bin Abu Thalib ra )*
Allahumma ajirna minannar... ya arhamar rahimin.
 
 4.Renungan Pagi !!! 

*Dunia Menipu*

*Resah karena dunia bisa menyebabkan gelapnya hati sedangkan resah tentang akhirat bisa menjadikan terangnya hati (Abu Bakar as Shiddiq ra ).*
Dunia dan isinya merupakan hiasan yang menakjubkan bagi manusia dan juga bisa menjadi ujian. Banyak manusia yang terpesona dengan gemerlapnya dunia bahkan gara2 dunia kampung akhirat diabaikan.
Memang urusan dunia banyak orang mengejarnya dengan sekuat tenaganya sampek2 terkadang keluarga terabaikan karena urusan dunia nyata keberadaannya. Lain dengan urusan akhirat sedikit manusia yang bersungguh sungguh mengejarnya karena akhirat belum nyata didepan matanya.
*Urusan akhirat hanya dapat difahami dengan keimanan dan ilmu sehingga hanya orang2 berimanlah yang berusaha untuk meniti jalan menuju Allah swt.*
Sebagian orang bersedih hati bahkan putus asa dengan mengakhiri hidupnya dengan mengambil jalan pintas meskipun haram tetap dilakukan seperti bunuh diri akibat di phk, urusan hutang,berbuat korupsi,putus pacar dll.
*Allah swt selalu mengingatkan kepada orang beriman agar jangan tertipu dengan kehidupan dunia*
sehingga mengabaikan tentang kehidupan akhirat seperti istiqamah menuntut ilmu untuk menyempurnakan ibadah yang benar,menjaga hati dari syirik dan riya,ikut andil berdakwah dengan ilmu/harta/tahta dalam majlis taklim,suka membantu dan berakhlak mulia. Jika hati kita gelisah karena dunia maka kita tergolong gelap/kotor hati dan bila kita senang dan ridha urusan akhirat maka kita termasuk terang/lapang hati.
*Bagi orang beriman dunia sebagai sarana untuk meraih kebahagiaan kehidupan akhirat dengan mengikuti pola hidup Rasululkah saw,siap menyelamatkan diri dan keluarga serta sesama muslim dari api neraka dengan dakwah yang santun dan bijaksana.*
Rabbana atina... birahmatika ya arhamar rahimin.
Semoga berguna. Aamiin

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 

Majelis Ulama Indonesia

Dunia Islam

Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan

Total Tayangan Laman