Jumat, 06 Januari 2017

HAMBA YANG TERCINTA


308.Renungan 2017 !!!

AWAL TAHUN
😎ORANG ORANG TERCINTA💞💞
💞
ﺃﺣﺐ ﺛﻼﺛﺎً ﻭﺣﺒﻲ ﻟﺜﻼﺙ ﺃﺷﺪ :ﺃﺣﺐ ﺍﻟﻐﻨﻲ ﺍﻟﺴﺤﻲ .. ﻭﺣﺒﻲ
ﻟﻠﻔﻘﻴﺮ ﺍﻟﺴﺤﻲ ﺃﺷﺪ. ﻭﺃﺣﺐ ﺍﻟﻔﻘﻴﺮ ﺍﻟﻤﺘﻮﺍﺿﻊ .. ﻭﺣﺒﻲ ﻟﻠﻐﻨﻲ
ﺍﻟﻤﺘﻮﺍﺿﻊ ﺃﺷﺪ, ﻭﺃﺣﺐ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﺍﻟﻄﺎﺋﻊ .. ﻭﺣﺒﻲ ﻟﻠﺸﺎﺏ ﺍﻟﻄﺎﺋﻊ
ﺃﺷﺪ.
Aku cinta kata Allah pada tiga macam golongan
manusia tapi aku lebih cinta kepada tiga macam lagi.
Jadi ada 3 yang dicintai Allah, tapi ada 3 hal lain yang lebih dicintai oleh Allah.
Yang pertama:
ﺣﺐ ﺍﻟﻐﻨﻲ ﺍﻟﺴﺤﻲ .. ﻭﺣﺒﻲ ﻟﻠﻔﻘﻴﺮ ﺍﻟﺴﺤﻲ ﺃﺷﺪ
“Aku cinta pada orang-orang kaya yang pemurah tapi aku lebih cinta orang fakir yang pemurah.”
Golongan kedua :
ﻭﺃﺣﺐ ﺍﻟﻔﻘﻴﺮ ﺍﻟﻤﺘﻮﺍﺿﻊ .. ﻭﺣﺒﻲ ﻟﻠﻐﻨﻲ ﺍﻟﻤﺘﻮﺍﺿﻊ ﺃﺷﺪ
“Aku cinta orang fakir yang rendah hati dan cintaku
lebih besar pada orang kaya yang rendah hati.”
Dan golongan ketiga:
ﻭﺃﺣﺐ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﺍﻟﻄﺎﺋﻊ .. ﻭﺣﺒﻲ ﻟﻠﺸﺎﺏ ﺍﻟﻄﺎﺋﻊ ﺃﺷﺪ .
“Aku cinta orang tua yang bertobat dan cintaku lebih
besar pada pemuda yang bertobat.” (al-Hadits al-Qudsi)
😎KISAH BURUNG BEO SANG KIYAI 💞💞💞ُ
Alkisah di sebuah pesantren,
Seorang Kiyai memiliki burung Beo yang terlatih untuk berdzikir seperti:
🍀 Assalamu'alaikum ,
🍀 Subhanallah,
🍀 Alhamdulillah,
🍀 Allahu Akbar,
🍀 Laa illaha illallah...
Suatu hari, pintu kurungan terbuka & burung itu terbang bebas.
Sontak para santri mengejar burung milik guru mereka, sementara si burung terbang tidak terkontrol dan tertabrak kendaraan yang melintas dengan kencang hingga terkapar sekarat lalu mati.
Sang Kiyai terlihat berbeda usai burungnya mati, nampak sekali sedih hingga seminggu lamanya.
Para santri yang melihatnya pun mengira Kiyai nya bersedih karena burungnya mati, mereka berkata :
"Kiyai, jika hanya burung yang membuat Kiyai sedih, kami sanggup menggantinya dengan burung yang sejenis dan bisa berdzikir juga. Janganlah Kiyai bermurung hingga sedemikian lamanya !!"
Sang Kiyai menjawab:
"Sesungguhnya aku bukan bersedih karena burung itu."
Para Santri : "Lantas kenapa Kiyai ?"
Sang Kiyai berkata : "Kalian melihat bagaimana burung itu sekarat setelah tertabrak ?"
Para Santri: "Ya, kami melihatnya."
Sang Kiyai melanjutkan :
"Burung itu hanya bersuara :
       KKKKAAKK,
       KKKKHHEEK,
       KKKKAAKK,
       KKKKHHEEK,
BUKAN kalimat thoyibah yang sudah ku latih BERDZIKIR sedemikian rupa, namun saat merasakan PERIHNYA SAKRATUL MAUT menjemput, ia hanya merasakan perihnya".
Lalu aku teringat diriku, yang setiap hari terbiasa berdzikir, ba'da shalat bertafakur dan kugeluti al-Qur'an dan Haditsnya,....
JANGAN2 NASIBKU SAMA SEPERTI BURUNG ITU, TAK KUAT MENAHAN SAKRATUL MAUT..... LALU BUKAN DZIKIR YANG KU UCAPKAN. AKU TAKUT DZIKIR YANG TERUCAP HANYA DIMULUT SAJA BUKAN DARI HATI...
" _Wahai para santriku...._
_Padahal burung itu tidak diganggu setan saat sakaratul maut,_ _sedangkan manusia diganggu setan saat sakaratul maut. Tidak ada yang tahu bagaimana keadaan kita mati, husnul khotimah ataukah su'ul khotimah ??"_
Para Santri pun terdiam dan membenarkan Sang Kiyai dan mereka pun ikut murung memikirkan hal yang serupa dengan Kiyai-nya, bagaimana keadaan mereka saat menjemput sakaratul maut ?? dan bagaimana pula dengan aku ??
Catatan Renungan :
_AJAL tidak akan pernah menunggu kita bertaubat, Justru kita lah yang seharusnya senantiasa menunggu AJAL sambil terus bertaubat._
Firman Allah:
"Maka jika datang waktu KEMATIAN mereka, tidak bisa mereka tunda & tdk bisa mendahulukannya walaupun sedetikpun,”
[QS. An-Nahl: 61].
Doa Husnul Khotimah :
ALLOOHUMMAJ 'AL KHOIRO 'UMRII   WA KHOIRO 'AMALII KHOWAATIMAHU WA KHOIRO AYYAAMII YAUMA LIQOO-IKA
Artinya :
Ya Allah !! 
Jadikanlah sebaik-baik umurku hingga akhirnya, dan sebaik-baik perbuatanku hinggaa kesudahannya dan sebaik-baik masaku hingga menjumpaiMu.
Aamiin ya rabbal aalamiin.
💞💞💞SEMOGA BERGUNA. AAMIIN.😎

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 

Majelis Ulama Indonesia

Dunia Islam

Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan

Total Tayangan Laman