Kamis, 27 Oktober 2016

UJIAN ORANG BERIMAN


142.Renungan Pagi !!!
*MUKMIN TERUJI*

ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﺇِﺫَﺍ ﺃَﺣَﺐَّ ﻗَﻮْﻣًﺎ ﺍﺑْﺘَﻼَﻫُﻢْ ﻓَﻤَﻦْ ﺭَﺿِﻲَ ﻓَﻠَﻪُ
ﺍﻟﺮِّﺿَﺎ ﻭَﻣَﻦْ ﺳَﺨِﻂَ ﻓَﻠَﻪُ ﺍﻟﺴَّﺨَﻂُ
“Sesungguhnya jika Allah mencintai suatu
kaum maka Dia akan menguji mereka.
Barang siapa yang ridho (terhadap ujian
tersebut) maka baginya ridho Allah dan
barang siapa yang marah (terhadap ujian
tersebut) maka baginya murka-Nya.”
(HR.Tirmidzi dan Ibnu Majah At Tirmidzi berkata
bahwa hadits ini Hasan Ghorib)
Dari Mush’ab bin Sa’id (seorang tabi’in) dari
ayahnya berkata,
ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺃَﻯُّ ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ ﺃَﺷَﺪُّ ﺑَﻼَﺀً
“Wahai Rasulullah, siapakah yang paling
berat ujiannya?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa
sallam menjawab,
« ﺍﻷَﻧْﺒِﻴَﺎﺀُ ﺛُﻢَّ ﺍﻷَﻣْﺜَﻞُ ﻓَﺎﻷَﻣْﺜَﻞُ ﻓَﻴُﺒْﺘَﻠَﻰ ﺍﻟﺮَّﺟُﻞُ ﻋَﻠَﻰ
ﺣَﺴَﺐِ ﺩِﻳﻨِﻪِ ﻓَﺈِﻥْ ﻛَﺎﻥَ ﺩِﻳﻨُﻪُ ﺻُﻠْﺒًﺎ ﺍﺷْﺘَﺪَّ ﺑَﻼَﺅُﻩُ ﻭَﺇِﻥْ
ﻛَﺎﻥَ ﻓِﻰ ﺩِﻳﻨِﻪِ ﺭِﻗَّﺔٌ ﺍﺑْﺘُﻠِﻰَ ﻋَﻠَﻰ ﺣَﺴَﺐِ ﺩِﻳﻨِﻪِ ﻓَﻤَﺎ
ﻳَﺒْﺮَﺡُ ﺍﻟْﺒَﻼَﺀُ ﺑِﺎﻟْﻌَﺒْﺪِ ﺣَﺘَّﻰ ﻳَﺘْﺮُﻛَﻪُ ﻳَﻤْﺸِﻰ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻷَﺭْﺽِ
ﻣَﺎ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺧَﻄِﻴﺌَﺔٌ »
“Para Nabi, kemudian yang semisalnya dan
semisalnya lagi. Seseorang akan diuji sesuai
dengan kondisi agamanya. Apabila agamanya begitu kuat (kokoh), maka dia
akan mendapat ujian begitu kuat. Apabila
agamanya lemah, maka dia akan diuji sesuai dengan agamanya. Senantiasa
seorang hamba akan mendapatkan cobaan
hingga dia berjalan di bumi dalam keadaan
bersih dari dosa.”
(HR. Tirmidzi. At Tirmidzi
mengatakan bahwa hadits ini hasan shohih)
*ORANG BAIK*
.
→Mengapa orang baik sering tersakiti?
.
Karena orang baik selalu mendahulukan orang lain.
Meskipun kebahagiaan sudah ditangannya, ia enggan menikmati kesenangan itu sendiri kecuali orang lain juga bisa merasakan bahagianya.
.
→Mengapa orang baik sering tertipu?
.
Karena orang baik selalu memandang orang lain tulus seperti dirinya. Ia tak menyisakan sedikitpun prasangka bahwa orang yang ia pandang penyayang mampu mengkhianatinya.
.
→Mengapa orang baik di zholimi?
Karena orang baik tak pernah mau membalas kejahatan serupa. Ia hanya menerima, meski bukan dia yang memulai perkara.
.
→Mengapa orang baik sering meneteskan air mata?
Karena orang baik tak ingin membagi kesedihannya. Ia terbiasa mengobati sendiri lukanya, dan percaya bahwa suatu masa Yang Maha Kuasa akan mengganti kesabarannya.
.
Tapi kenapa pada waktunya tiba, orang baik yang dulu tersakiti,tertipu, terzholimi dan sedih merasa terobati,senangjaya dan bahagia serta menjadi mulia?
.
Karena Allah akan mengkabulkan doa-doanya dan mengangkat derajatnya:
“(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (QS. Ali ‘Imraan:134).
.
“Karena itu Allah memberikan kepada mereka pahala di dunia dan pahala yang baik di akhirat. Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan” (QS. Ali ‘Imraan:148).
.
“Hati-hatilah terhadap doa orang yang terzalimi, kerana tidak ada suatu penghalang pun antara doa tersebut dan Allah.” (HR Bukhari).
.
Jika mau mendapatkan kemuliaan dan fadhilah tersebut diatas, Marilah kita belajarlah jadi orang baik.
.
*Semoga bermanfaat... Aamiin.*

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 

Majelis Ulama Indonesia

Dunia Islam

Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan

Total Tayangan Laman