Kamis, 29 September 2016

TAHU DIRI


65. Renungan Pagi !!!
*Mengenal Diri Manusia*

ﻭَﻟَﻘَﺪۡ ﺧَﻠَﻘۡﻨَﺎ ﭐﻟۡﺈِﻧﺴَـٰﻦَ ﻣِﻦ ﺳُﻠَـٰﻠَﺔٍ۬ ﻣِّﻦ ﻃِﻴﻦٍ۬ ﺛُﻢَّ ﺟَﻌَﻠۡﻨَـٰﻪُ ﻧُﻄۡﻔَﺔً۬ ﻓِﻰ
ﻗَﺮَﺍﺭٍ۬ ﻣَّﻜِﻴﻦٍ۬ ﺛُﻢَّ ﺧَﻠَﻘۡﻨَﺎ ﭐﻟﻨُّﻄۡﻔَﺔَ ﻋَﻠَﻘَﺔً۬ ﻓَﺨَﻠَﻘۡﻨَﺎ ﭐﻟۡﻌَﻠَﻘَﺔَ ﻣُﻀۡﻐَﺔً۬
ﻓَﺨَﻠَﻘۡﻨَﺎ ﭐﻟۡﻤُﻀۡﻐَﺔَ ﻋِﻈَـٰﻤً۬ﺎ ﻓَﻜَﺴَﻮۡﻧَﺎ ﭐﻟۡﻌِﻈَـٰﻢَ ﻟَﺤۡﻤً۬ﺎ ﺛُﻢَّ ﺃَﻧﺸَﺄۡﻧَـٰﻪُ ﺧَﻠۡﻘًﺎ
ﺀَﺍﺧَﺮَۚ ﻓَﺘَﺒَﺎﺭَﻙَ ﭐﻟﻠَّﻪُ ﺃَﺣۡﺴَﻦُ ﭐﻟۡﺨَـٰﻠِﻘِﻴﻦَ ﺛُﻢَّ ﺇِﻧَّﻜُﻢ ﺑَﻌۡﺪَ ﺫَٲﻟِﻚَ
ﻟَﻤَﻴِّﺘُﻮﻥَ ﺛُﻢَّ ﺇِﻧَّﻜُﻢۡ ﻳَﻮۡﻡَ ﭐﻟۡﻘِﻴَـٰﻤَﺔِ ﺗُﺒۡﻌَﺜُﻮﻥَ
“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan
manusia dari suatu *saripati [berasal] dari tanah.* (12)
Kemudian Kami jadikan saripati itu *air mani* [yang
disimpan] dalam tempat yang kokoh [rahim]. (13)
Kemudian air mani itu Kami jadikan *segumpal darah*, lalu segumpal darah itu Kami jadikan
*segumpal daging,* dan segumpal daging itu Kami
jadikan *tulang belulang*, lalu tulang belulang itu
Kami bungkus dengan daging. *Kemudian Kami*
jadikan dia makhluk yang [berbentuk] lain. Maka
Maha Sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik. (14)
Kemudian, sesudah itu, sesungguhnya kamu
sekalian benar-benar akan mati. (15) Kemudian,
sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan
[dari kuburmu] di hari kiamat. (16)” (al Mukmin: 12 sd 16)
ﺇِﻥَّ ﺃَﺣَﺪَﻛُﻢْ ﻳُﺠْﻤَﻊُ ﺧَﻠْﻘُﻪُ ﻓِﻰ ﺑَﻄْﻦِ ﺃُﻣِّﻪِ ﺃَﺭْﺑَﻌِﻴْﻦَ ﻳَﻮْﻣًﺎ ﻧُﻄْﻔَﺔً
ﺛُﻢَّ ﻳَﻜُﻮْﻥُ ﻓِﻰ ﺫَﻟِﻚَ ﻋَﻠَﻘَﺔً ﻣِﺜْﻞَ ﺫَﻟِﻚَ ﺛُﻢَّ ﻳَﻜُﻮْﻥُ ﻣُﻀْﻐَﺔً ﻣِﺜْﻞَ
ﺫَﻟِﻚَ ﺛُﻢَّ ﻳُﺮْﺳَﻞُ ﺍﻟْﻤَﻠَﻚُ ﻓَﻴَﻨْﻔُﺦُ ﻓِﻴْﻪِ ﺍﻟﺮُّﻭْﺡُ ﻭَﻳُﺆْﻣَﺮُ ﺑِﺄَﺭْﺑَﻊَ
ﻛَﻠِﻤَﺎﺕٍ ﺑَﻜَﺘْﺐِ ﺭِﺯْﻗِﻪِ ﻭَﺃَﺟَﻠِﻪِ ﻭَﻋَﻤَﻠِﻪِ ﻭَﺷَﻘﻲٌّ ﺃَﻭْ ﺳَﻌِﻴْﺪٌ
Artinya: “Sesungguhnya penciptaan salah
seorang di antara kalian dihimpun di dalam
perut ibunya selama empat puluh hari
berupa air mani, kemudian menjadi
segumpal darah dalam waktu sama,
kemudian menjadi segumpal daging juga
dalam waktu yang sama. Setelah itu, malaikat
diutus untuk meniupkan roh ke dalamnya
dan diperintahkan untuk mencatat empat
perkara: mencatat rezekinya, ajalnya,
perbuatannya, dan celaka ataukah
bahagia.”(al Hadits)
Informasi tentang proses kejadian manusia menurut ayat dan hadits:
*1. sari pati tanah 2. air sperma 3. segumpal darah 4. segumpal daging 5. ditiupkan ruh 6.menjadi makhluk bentuk lain yaitu manusia*

*Alam Manusia yang disediakan oleh Allah swt*
1.Alam ruh
Hidup manusia dimulai dari alam ruh, waktu
dimana Allah mengumpulkan semua ruh manusia yang akan diturunkan kebumi. Kejadian ini dikisahkan dalam Al-Quran Surat Al-A’raf ayat 173:
“Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan
keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan
Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka
(seraya berfirman):
“Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab: “Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi”. (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan:
“Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-
orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)”
2.Alam Rahim
Setelah ruh membuat kesaksian tentang Allah maka setelah itu satu persatu ruh akan dihembuskan
kedalam rahim seorang ibu, sebagaimana
dinyatakan dalam Al-Quran Surat Sajdah ayat 9:
“Kemudian dibentukNya (janin dalam rahim) dan
ditiupkan ke dalamnya sebagian dari ruhNya.”
3.Alam dunia
Setelah lahir ke dunia manusia mulai memasuki
tahap ketiga dari hidupnya. Manusia hidup di dunia
dengan keberagaman umur, ada yang hidup hanya beberapa saat, ada juga yang hidup puluhan tahun bahkan ada juga yang lebih dari 100 tahun.
4.Alam Kubur
Kematian seseorang adalah pemutus hubungan
manusia dengan kehidupan dunia. Selama dalam
kubur, hanya akan ada amal baik atau buruk yang
akan setia menemani hingga di alam kubur.
Kebaikan diyakini akan membawa kebahagian dan
ketentraman dialam kubur. Sebaliknya perbuatan
buruk diyakini akan membawa kesengsaraan
dialam kubur.
5.Hari Kiamat
Peristiwa kiamat atau hari kebangkitan dimulai
dengan tiupan sangkakala oleh malaikat Isrofil yang
diikuti hancurnya seluruh kehidupan di jagat raya.
Lalu tiupan sangkakala yang kedua semua mahluk
yang pertama hidup sampai hari kiamat, akan
dibangkitkan dan dikumpulkan di padang mahsyar,seperti yang Allah firmankan dalam Al-Quran surat Az-Zumar ayat 68:
“Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa
yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang
dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu
sekali lagi, maka tiba-tiba mereka berdiri
menunggu (putusannya masing-masing).”
6.Hari Penghisaban (perhitungan amal)
Hari hisab adalah dimana setiap orang diadili,
ditimbang prbuatan baik dan buruknya dan tidak
ada satupun yang luput dari pemeriksaan. Orang
yang semasa hidupnya selalu berbuat baik akan
menerima raport kehidupannya dengan tangan sebelah kanan. Sedangkan orang yang selalu buruk maka ia akan menerima kitab raport dari arah belakang, sembari mengeluh dan berkeluh kesah. Susana tersebut dilukiskan dalam Al-Quran Surat Al-Insyiqaq ayat 7-12.
7.Hari Pembalasan
Setelah setiap manusia menerima raport, manusia
akan diperintahkan menempuh perjalanan menuju tempat yang kekal abadi, yang sudah disiapkan untuk sejak dahulu kala. Orang raport hijau dengan
mudah dapat melalui lembah neraka. Mereka
orang-orang baik ini akan sampai di surga abadi
dengan penuh kegembiraan disambut oleh penduduk surga dengan pesta meriah,hidup kekal selamanya disana. Sebalikya, orang-orang dengan raport merah akan terjatuh dan terpuruk dilembah neraka dan disiksa dengan siksaan yang amat pedih.

*Ikrar dan Ridha Manusia*
Untuk memantapkan diri sekaligus mengharapkan
ridha Allah Swt, Rasulullah Saw sangat menganjurkan
untuk berdzikir, di dalam sebuah hadits dari Abu
Salmah r.a khadim Nabi saw, sesungguhnya ia
berkata., “ Rasulullah Saw bersabda,” Barangsiapa
membaca pada waktu pagi dan pada sore hari,
*Radhitu billahi rabba),* wabil islami dina(n) wabi
Muhammadin nabiyyaw wa rasulaa(n).
Aku ridha Allah sebagai Rab ku, dan Islam sebagai agamaku, dan Muhammad sebagai Nabi dan Rasulku) wajiblah Allah meridhai dia (HR Abu Dawud, Turmuzi, Nasai dan al Hakim)

*Penyakit Hati Manusia*
Hati memiliki pengaruh yang besar
dalam menentukan perilaku
seseorang, jika hatinya baik, maka akan baik pula perilaku atau
amalannya. Oleh karena itu, kita
perlu mengetahui dan mengenal
macam-macam penyakit hati yang berbahaya.
“Orang-orang yang di dalam hati
mereka ada penyakit, maka dengan
surat itu bertambah kekafiran mereka,
disamping kekafirannya yang telah ada
dan mereka mati dalam keadaan
kafir.” [At Taubah: 125]

1. Sombong
Sombong adalah salah satu penyakit
hati yang di benci oleh Allah SWT,
seperti yang tersirat dalam surat Al- Qur’an berikut ini :
“Masuklah kamu ke pintu-pintu neraka
Jahannam, sedang kamu kekal di
dalamnya. Maka itulah seburuk-buruk
tempat bagi orang-orang yang
sombong .” [Al Mu’min: 76]

2. Hasud (Iri dan Dengki)
Orang yang iri dan dengki selalu merasa susah bila melihat orang lain
senang. Dan sebaliknya, ia akan merasa senang bila orang lain
kesusahan. Biasanya orang yang iri
dengki akan mencelakakan orang lain
dengan lisan, tulisan, dan
perbuatannya.
“Waspadalah terhadap hasud (iri dan dengki), sesungguhnya hasud mengikis pahala-pahala sebagaimana api
memakan kayu”. [HR. Abu Dawud]

3. Riya`
“Hai orang-orang yang beriman,
janganlah kamu menghilangkan
(pahala) sedekahmu dengan menyebut-
nyebutnya dan menyakiti (perasaan si
penerima), seperti orang yang
menafkahkan hartanya karena riya
kepada manusia” [QS. Al-Baqarah:
264]
“Maka kecelakaanlah bagi orang-orang
yang shalat, yaitu orang-orang yang
lalai dari shalatnya, yang berbuat
karena riya” [Al Maa’uun 4-6]

4. Bakhil atau Kikir
Bakhil atau Kikir alias Pelit atau Medit merupakan salah satu penyakit hati
karena terlalu cinta pada harta sehingga tidak mau berbagi dan
bersedekah kepada orang lain.
“Dan adapun orang-orang yang bakhil
dan merasa dirinya cukup serta
mendustakan pahala terbaik, maka
kelak Kami akan menyiapkan baginya
(jalan) yang sukar. Dan hartanya tidak
bermanfaat baginya apabila ia telah
binasa” [Al Lail 8-11]

5. ‘Ujub (Kagum akan diri sendiri)
Ini mirip dengan sombong. Kita merasa bangga atau kagum akan diri
kita sendiri. Padahal seharusnya kita
tahu bahwa semua nikmat yang kita dapat itu berasal dari Allah.
*Siapa yang mengenal dirinya maka ia akan mengenal Tuhannya dan merasa bodoh*
*Semoga kita menyadari bahwa Allah swt menciptakan umat manusia untuk beribadah dan untuk saling mengenal... Kalian yang paling mulia jika bertaqwa.*
Semoga berguna... Aamiin

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 

Majelis Ulama Indonesia

Dunia Islam

Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan

Total Tayangan Laman