Selasa, 07 Juli 2015

PENGHUNI SURGA




CALON PENGHUNI SURGA ?

الجنة أعدت للمتقين
"Surga disediakan untuk orang-orang yang bertakwa”(al-Qur’an)
7 Kriteria Pewaris Surga Firdaus (Ciri-ciri Pewaris Surga)
قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ -١- الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ -٢- وَالَّذِينَ هُمْ عَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضُونَ -٣- وَالَّذِينَ هُمْ لِلزَّكَاةِ فَاعِلُونَ -٤- وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ -٥- إِلَّا عَلَى أَزْوَاجِهِمْ أوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ -٦- فَمَنِ ابْتَغَى وَرَاء ذَلِكَ فَأُوْلَئِكَ هُمُ الْعَادُونَ -٧- وَالَّذِينَ هُمْ لِأَمَانَاتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُونَ -٨- وَالَّذِينَ هُمْ عَلَى صَلَوَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ -٩- أُوْلَئِكَ هُمُ الْوَارِثُونَ -١٠- الَّذِينَ يَرِثُونَ الْفِرْدَوْسَ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ -١١-
Sungguh beruntung orang-orang yang beriman, (yaitu) orang yang khusyuk dalam shalatnya, dan orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna, dan orang yang menunaikan zakat, dan orang yang memelihara kemaluan-nya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau hamba sahaya yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka tidak tercela. Tetapi barangsiapa mencari di balik itu (zina, dan sebagainya), maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. Dan (sungguh beruntung) orang yang memelihara amanat-amanat dan janjinya, serta orang yang memelihara shalatnya. Mereka itulah orang yang akan mewarisi, (yakni) yang akan mewarisi (surga) Firdaus. Mereka kekal di dalamnya. (Al-Mu’minuun 1-11)

Muqaddimah
ألا أخبركم بأهل الجنة؟ قالوا: بلي، قال: كل ضعيف متضعف، لو أقسم على الله لأبره
Maukah kusampaikan kepada kalian tentang ahli surga?” Para sahabat menjawab. “Tentu.” Beliau bersabda, “Orang-orang yang lemah dan diremehkan. Andaikan orang ini bersumpah atas nama Allah (berdoa), pasti Allah kabulkan.” (HR. Bukhari dan Muslim)
An-Nawawi dalam syarah hadis ini menyatakan:
ومعناه يستضعفه الناس، ويحتقرونه، ويتجبرون عليه، لضعف حاله في الدنيا، والمراد أن أغلب أهل الجنة هؤلاء … وليس المراد الاستيعاب
Makna hadis: “Dia diremehkan masyarakat, dianggap hina, suka disuruh-suruh. Karena dia lemah dari sisi dunianya. Maksud hadis ini adalah umumnya penduduk surga orangnya semacam itu, bukan maksudnya seluruh penduduk surga.” (Syarh Muslim An-Nawawi, 17:187)
Namun pada akhirnya secara konkrit Allah SWT kembali menyampaikan dalam al Quran berdasarkan surat Al-Mukminun ayat 1-11 sebagai penghuni surga nya yaitu:
  1. Pegawai yang jujur.
  2. Pemimpin yang adil.
  3. Orang yang mempunyai ilmu, lalu ilmunya tersebut dibagikan kepada orang lain.
  4. Orang kaya yang pemurah/dermawan
  5. Orang miskin yang sabar.
  6. Orang kuat yang melindungi orang lemah.
  7. Anak yang berbakti kepada orang tua dan guru.
  8. Istri yang taat kepada suaminya.
  9. Suami yang bertanggung jawab.
  10. Orang yang mencintai Masjid, senang berpuasa dan membaca Al-Qur'an.
Hadts tentang Penghuni Surga ?
الجنة مشتقة الى اربعة نفر : تالى القران وصوم رمضان وحفظ اللسان ومطعم الجيئان
"Syurga itu rindu kepada empat golongan, yaitu orang yang membaca Al-Qur'an, orang yang puasa di bulan Ramadhan, orang yang menjaga lisan, dan orang yang memberi makanan kepada yang kelaparan". (al-Hadits)
قمت على باب الجنة، فكان عامة من دخلها المساكين، وأصحاب الجد محبوسون غير أن أصحاب النار قد أمر بهم إلى النار
“Saya pernah berdiri di pintu surga, ternyata umumnya orang yang memasukinya adalah orang miskin. Sementara orang kaya tertahan dulu (masuk surga). Hanya saja, penduduk neraka sudah dimasukkan ke dalam neraka.” (HR. Ahmad, Bukhari, dan Muslim)
اطلعت في الجنة، فرأيت أكثر أهلها الفقراء
Saya pernah melihat surga, aku lihat kebanyakan penduduknya adalah orang miskin.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Calon Penghuni Surga ?
Ada 9 kategori wanita  / Istri - Istri calon penghuni Surga, diantaranya :
  1. Istri - Istri yang Shalihah.
  2. Istri - Istri yang sabar menghadapi perlakuan buruk dari sang suami.
  3. Istri - Istri yang setia.
  4. Istri - Istri yang taat kepada suami.
  5. Istri - Istri yang tabah menghadapi cobaan hidup.
  6. Istri - Istri yang lembut & penuh kasih sayang.
  7. Istri - Istri yang menjaga kesucian diri.
  8. Istri - Istri yang selalu menyenangkan suami.
  9. Istri - Istri yang gugur dalam persalinan.
Umar bin Khattab ra. berkata,
"Kalau saja tidak khawatir dianggap mengetahui hal gaib, sungguh aku bersaksi bahwa ada lima kelompok manusia, mereka semua adalah penghuni surga. Orang miskin yang menanggung beban keluarganya, istri yang mendapatkan ridho suaminya, wanita yang menyedekahkan maharnya kepada suaminya, orang yang mendapat ridho kedua orang tuanya, dan orang yang bertaubat dari dosanya."

Tentang kemiskinan adalah penghuni surga, Nabi saw. bersabda,
"Aku menjenguk ke surga dan aku melihat kebanyakan penghuninya orang-orang fakir (miskin). Lalu aku menjenguk ke neraka dan aku melihat kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita." (Muttafaq 'alaih)

Mengenai istri yang mendapatkan ridho suaminya, sebagaimana Nabi saw. bersabda,
"Wanita manapun yang meninggal dunia, dan suaminya ridho kepadanya, dia masuk surga." (HR.Tirmidzi)

Tentang taubat dari dosa, Nabi saw. bersabda,
"Orang yang bertaubat dari dosa, seperti orang yang tidak berdosa." (HR.Baihaqi)

Nabi saw. juga bersabda,
"Setiap anak cucu Adam itu pasti melakukan kesalahan, dan sebaik-baik orang yang membuat kesalahan adalah yang senantiasa bertobat (dari kesalahannya)." (HR.Ahmad)

Nabi saw. bersabda,
"Sesungguhnya Allah menyukai seorang hamba yang beriman yang terjerumus dosa, tetapi ia bertaubat." (HR.Ahmad)
“Yang sempurna dari kaum lelaki sangatlah banyak, tetapi yang sempurna dari kaum wanita hanyalah Maryam binti Imran, Asiyah binti muzahim, Khadijah binti khuwailid dan Fatimah binti Muhammad. Sedangkan keutamaan Aisyah atas seluruh wanita adalah seperti keutamaan tsarid (roti yang diremukkan dan direndam dalam kuah) atas segala makanan yang ada.” (HR Bukhari)
“Cukuplah wanita-wanita ini sebagai panutan kalian. Yaitu Maryam binti Imran, Khadijah binti khuwailid, Fatimah binti Muhammad dan Asiyah binti muzahim, istri fir’aun.” (HR Ahmad dan Tirmidzi)
“Sebaik-baik wanita penduduk surga adalah Khadijah binti khuwailid, Fatimah binti Muhammad dan Asiyah istri fir’aun.” (HR Ahmad)
JAKARTA 7/7/2015

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 

Majelis Ulama Indonesia

Dunia Islam

Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan

Total Tayangan Laman